| |
SanKo's posts with tag: jawa
Dalam Wikipedia Bahasa Jawa dituturkan / dipakai oleh 80 juta penduduk dunia, tersebar di beberapa negara.
Kenyataan itu bisa saya terima ketika masih awal di Kalimantan di tahun 1990-an awal dan melancong ke beberapa negara. Saya menemui komunitas berbahasa Jawa di Hong Kong, baik para majikan yang pernah menetap di Jawa atau lahir di Jawa dan juga para PRT / TKI / TKW yang bekerja di Hong Kong, apalagi kalau majikannya adalah kelahiran Jawa.
Di Taiwan saya juga menemui komunitas PRT / TKW yang ramai berbahasa Jawa sehingga membuat telinga berdiri mencari sumber suara ketika sedang berjalan-jalan di Taipei.
Sebulan lalu dalam perjalanan Jogjakarta - Jombang - Mojokerto - Surabaya, saya dengan tertatih-tatih berusaha berbahasa Jawa ketika menawar barang di Jogja, otak berpikir keras menterjemahkan bahasa Jawa halus yang terucap oleh tukang becak, dll. di Jogjakarta. Dan di Jombang - Mojokerto - Surabaya dengan mudah mencerna bahasa Jawa kasar yang terucap disana.
Kini saya di Samarinda kembali dan mulai rajin mengawal istri ke pasar, baik pasar kecil di dekat rumah maupun pasar induk di Segiri. Saya menemui kenyataan yang aneh di telinga saya. Di kelurahan Jawa (Kampung Jawa) dimana saya tinggal, ternyata saya agak merasa aneh ketika komunitas yang mayoritas Jawa disitu, dan juga keluarga Jawa disitu bertutur, berbicara antara orang tua ke anak dalam Bahasa Indonesia! Mungkin karena Kampung Jawa adalah tempat yang multi etnik (ada berbagai suku tinggal disitu, Dayak, Madura, Manado, Banjar, Flores, Batak, Toraja, dll). Mungkin juga karena para orang tua disitu sudah generasi kedua, ketiga, bahkan keempat dari para pendatang Jawa dahulu kala.
Hal ini juga menjawab keanehan yang saya lihat beberapa tahun lalu ketika "terjebak" dalam rapat pembentukan IKA PAKARTI di rumah mas Dicky Soesanto. Ketika itu disepakati rapat menggunakan Bahasa Indonesia, karena sebagian peserta rapat tidak bisa berbahasa Jawa. IKA PAKARTI adalah Paguyuban orang Jawa (Tengah dan Timur) yang ada di Kalimantan Timur.
Jadi saya melihat kenyataan bahwa orang Jawa diluar Jawa meskipun di daerah yang mayoritas suku Jawa mulai meninggalkan bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari.
| | |
|
|