Blog EntryHalal Bihalal alias "Open House"Oct 14, '07 8:33 PM
for everyone
Setelah tahun lalu absen dari ikut halal bihala alias datang ke acara "Open House" para pejabat pemerintah, tahun ini selama dua hari berturut-turut datang ke acara "Open House".

Lebaran pertama jam 12 siang kita kumpul di rumah teman ketua organisasi di Jl.Brantas. Dengan beberapa mobil kita meluncur ke Lamin Etam. Sempat bertanya-tanya siapa yang bakal jadi tuan rumah di Lamin Etam. Sebuah bangunan yang dibangun untuk rumah dinas Gubernur Kaltim tapi belum ditinggali karena pejabatnya sedang ditahan di Jakarta. Plt.Gubernur bpk.Jurnalis Ngayoh adalah seorang Katolik, apakah dia yang akan jadi tuan rumah?

Sampai di parkir Lamin Etam disambut gerimis, sempat berpapasan dengan anak Sekda yang semakin jangkung saja di usia ke-17 nya, dia baru keluar dari ruang pertemuan. Sempat berpapasan juga dengan teman yang anggota DPRD Kaltim. Sempat menyapa "kita duluan ya... sudah dari tadi", katanya.

Setelah parkir dan masuk ke ruang pertemuan, terjawab sudah siapa yang jadi tuan rumah. Ada SekDa yang berdiri di tengah p.Syaiful Teteng diapit istri dan jajaran asisten antara lain bpk.Ibnu Nirwani dan istri juga bpk.Nursyiwan Ismail dan istri.... ada sepasang lagi ya? lupa namanya.

Di floor banyak tamu dan makanan di setiap sisi dinding. Ada kelompok rohaniwan Katolik mulai dari Uskup Agung Mgr.Sului Florentinus beserta beberapa pastor paroki, pastor-pastor dan suster-suster serta pejabat gereja lainnya. Di sudut lain ada pendeta Budha yang pernah kutahu ketika berkunjung di "Open House" Natal beberapa tahun lalu. Ada p.Tomi Bustoni disitu yang sempat menanyakan program organisasi kita yang dia ingin terlibat beberapa waktu ini. Suasana tidak terlalu penuh, rata-rata berdiri. Atau karena ruangnya demikian besar maka kesannya lega. Kami tidak berlama-lama disitu meski ingin icip-icip makanan. Ketua organisasi sudah ajak kita pindah tempat menuju rumah p.Herlan sebagai ketua DPRD Kaltim.

Rombongan kita melunjur ke Jl.Basuki Rahmat ke kediaman ketua DPRD Kaltim bpk.Herlan Agusalim. Rumah ini sedang saja untuk ukuran pejabat, setelah melewati jalan berliku dalam rumah kita sampai di halaman belakang dimana "Open House" berlangsung. Suasana lebih akrab karena ruangnya kecil dan pakai meja kursi makan. Jadilah kita berhenti agak lama disitu untuk makan minum. Ada teman anggota DPRD yang tadi mendahului kita masih disitu juga. Tidak lama rombongan Uskup Agung Samarinda juga datang sehingga kami sempat bersalam-salaman disitu.

Setelah cukup waktu kita pulang dengan janji besok paginya (Minggu) untuk kumpul lagi dan ke rumah walikota Samarinda serta bupati Kutai Timur.

Malam ini saya beserta anak berkunjung ke beberapa tetangga senior yang merayakan Idul Fitri dan juga melakukan "open house". Dari obrolan-obrolan kita dapat informasi bahwa bpk.Jurnalis Ngayoh tadi pagi sempat jadi tuan rumah di Lamin Etam sebelum digantikan p.Syaiful Teteng. Suatu informasi yang menarik, karena jabatannya sebagai Plt.Gubernur maka beliau menjadi tuan rumah Halal Bihalal.

Minggu pagi sesuai waktu yang dijanjikan saya dan teman meluncur lagi ke rumah ketua KADIN Kaltim, karena waktu berkunjung diundur kita makan pagi disitu. Kebetulan rumahnya juga cukup banyak tersedia makanan sejak kemarin. Setelah mendekati jam 12 siang kita meluncur ke rumah walikota Samarinda. Di halaman parkir ketemuan dengan teman-teman pengurus lainnya dan bersama-sama masuk ke ruang pertemuan tempat "open house" berlangusng. P.Ahmad Amins beserta istri menyambut di samping pintu masuk. Suasana tidak terlalu ramai, mungkin kemarin atau tadi pagi lebih ramai dengan masyarakat Samarinda yang berkunjung. Tanda-tanda itu masih tersisa meski saat siang itu sudah sepi.

Dari rumah jabatan walikota kita kembali ke Jl.Brantas dan bersama-sama jalan kaki (karena rumah-nya berhadapan dengan rumah bpk.Awang Faroek Ishak) ke rumah bupati Kutim ini. Ada beberapa petugas keamanan disitu, termasuk SatPol PP dari KuTim. Suasana lebih akrab, "open house" digelar di halaman depan. Kami cukup lama disitu, sempat ketua ditemani AFI ngobrol. AFI cukup ramah keliling sana-sini. Pejabat satu ini memang tidak terlalu menonjolkan diri. Pernah di masa "off job" ketika gagal jadi gubernur di tahun 2003 dan tidak menjabat sebagai bupati Kutim sering terlihat jalan-jalan sendirian di pusat belanja dengan baju sederhana (terlalu sederhana mungkin sehingga orang tidak kenal dia sebagai bekas pejabat waktu itu). Ketika menjabat menjadi bupati pun pernah saya pergoki jalan sendirian untuk boarding pesawat di Sepinggan Airport sambil menenteng tas sendiri. Bukan di VIP room untuk pejabat yang di gedung lain bandara, tapi campur dengan penumpang biasa di boarding room. Ketika saya sapa "sendirian pak?" dia jawab sambil senyum bahwa ada ajudan di belakang (yang jauh tertinggal dan terpisah).

Rombongan kami pamit dari rumah AFI bertepatan dengan datangnya rombongan ibu Rina Laden Mering beserta anak-anak dan menantunya (sempat terlihat X-tin, Karolin, adik cowonya dan menantunya si Iwan Lolang, mungkin ada lagi tapi kita keburu keluar). Balik ke rumah ketua, kita sempat rapat kecil membahas rencana Halal Bihalal Kadin Kaltim, juga rencana kunjungan Duta Besar Kanada ke Samarinda awal November nanti.

Siang itu masih ditambah satu kunjungan lagi ke rumah bpk.Ruben Tumade sebagai mantan pejabat Kadin Kaltim tahun periode sebelumnya. Dari situ kita membubarkan diri pulang ke rumah masing-masing.

Dua hari yang lumayan padat untuk kunjungan ke rumah pejabat.

Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help