Catatanku...

Minggu, 24 Mei 2009 , 12:46:00

SAMARINDA- Penggunaan situs jejaring sosial Facebook tak bisa serta merta dinilai sebagai sesuatu yang negatif. Facebook juga bisa memberi nilai positif pada masyarakat. Soal dampak negatif atau positif terhadap Facebook, tergantung pada penggunanya. Bisa menjadi positif bila Facebook dimanfaatkan untuk menjaring komunitas yang berguna menambah wawasan.

Demikian disampaikan Dewan Pertimbangan DPD Asosiasi Perusahaan Komputer Indonesia (Apkomindo) Kaltim Sandjaja Kosasih. “Saya melihat penilaian Facebook adalah haram hukumnya hanya karena kekurangpahaman soal fasilitas ini. Facebook sebenarnya sarana komunikasi biasa, sama dengan sarana SMS (short message service/pesan singkat, Red) pada handphone dan lainnya.

Semua tergantung pemakaiannya. Bila berlebihan memang juga tak baik,” ujar Sandjaja yang juga Komite Tetap Informatika Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim ini, kepada Kaltim Post, kemarin. Seperti diberitakan, Facebook yang cenderung digunakan sebagai alat untuk PDKT (pendekatan) dengan lawan jenis dinyatakan haram oleh Bhatsul Masail XI Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri Se-Jawa Timur.

Menurut perumus bhatsul masail Masruhan, Islam memiliki pedoman tersendiri untuk mengetahui karakteristik lawan jenis yang ingin dijadikan pasangan hidup. Sandjaja Kosasih bahkan menilai jejaring sosial lainnya seperti Friendster lebih rawan ketimbang Facebook. Bila Facebook bisa untuk semua lapisan, Friendster lebih terbatas. Namun, sejauh ini dia melihat penggunaan Facebook masih dalam hal yang wajar.

Kalaupun ada yang negatif, itu hanya dilakukan oleh oknum-oknum tertentu. “Menurut saya komunitas Facebook lebih baik. Bahkan dalam sebuah acara televisi, pembawa acara meminta pemirsa menyampaikan pendapatnya lewat Facebook, bukan melalui SMS,” ujarnya. Tak hanya itu, Paus Benediktus XVII di Roma belum lama ini, katanya, juga menyebarkan dakwah agama kepada anak muda melalui Facebook.

Sekalipun beda agama katanya, paling tidak hal ini menunjukkan sisi positif dari Facebook. Beberapa komunitas di Kaltim pun katanya, banyak yang menggunakan Facebook untuk bertukar pikiran dan berdiskusi soal isu-isu positif yang berkembang di negara ini. “Menurut saya seharusnya penggunaan Facebook bukan diharamkan, tapi pengawasannya yang harus diperketat.

Bila memang disalahgunakan bisa saja, yang merasa dirugikan melaporkan ke pengelola Facebook. Hal yang seperti ini sudah terjadi, pemilik nama di Facebook dihapus setelah mendapat pengaduan,” jelas mantan ketua Apkomindo Kaltim selama dua periode ini. SILANG PENDAPAT Ternyata tak semua ulama menyatakan jejaring sosial Facebook yang dinyatakan haram dalam Bhatsul Masail XI Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri Se-Jawa Timur.

Kalangan ulama masih berbeda pendapat soal haram pada penggunaan Facebook ini. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltim KH Mujtaba Ismail mengatakan, sebelum Facebook dikatakan haram, perlu diteliti lebih dalam lagi. “Apalagi bila itu hanya pernyataan 1 atau 2 orang ulama saja. Tak berani saya mengatakan haram atau tidak,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk menyatakan haram atau tidaknya Facebook, harus dilihat motif dan niat para penggunanya. “Kalau niatnya tidak baik, ya sudah haram. Tapi kalau dipakai untuk belajar atau berkomunikasi, belum tentu haram,” sebut Mujtaba. Terpisah, Ketua MUI Samarinda KH Zaini Naim mengatakan, Islam tidak pernah menghalangi teknologi. “Sebenarnya tidak perlu terlalu berlebihan menanggapi hal ini.

Ini hanya soal alat komunikasi semata,” sebut Naim. Menurutnya, bukan alat komunikasi itu yang kemudian disalahkan. “Semuanya itu tergantung orangnya. Kalau alat digunakan untuk hal positif, jadinya baik. Demikian sebaliknya, jika digunakan untuk hal yang buruk, ya jadinya buruk dan haram,” jelasnya. Menurutnya, hal serupa juga terjadi pada telepon genggam yang juga dinyatakan haram pada forum itu. “Misalnya saja parang.

Kalau dipegang untuk kebaikan, bisa menjadi alat pertanian. Tapi kalau yang memegang perampok, ya jadinya jahat,” sebutnya. Naim menambahkan, jejaring sosial seperti Facebook atau Friendster sebenarnya adalah teknologi yang sangat membantu komunikasi saat ini. “Jika disalahgunakan menjadi sesuatu yang porno, itu yang tidak benar. Makanya, sebenarnya tergantung moral masing-masing pengguna,” tegasnya.

Kabar fatwa haramnya Facebook juga menghebohkan komunitas pengguna jejaring pertemanan sosial ini di Kaltim. Di Samarinda, misalnya, tema haramnya teknologi dunia maya temuan Mark Zuckerberg itu mendapat tanggapan yang luar biasa. “Tadi pagi, saya baca di surat kabar soal Facebook diharamkan. Saya tulis di dinding saya, banyak teman-teman yang mengomentarinya.

Kebanyakan mereka tidak setuju,” ujar Herminton Hutahaian, pengelola warung internet di Jl Wahid Hasyim, Samarinda. Demikian pula diungkapkan Fitriah Dini Wulandari. “Kebanyakan teman, baik di kampus maupun teman sekolah ngomongin haramnya Facebook. Seperti jadi berita besar saja,” tutur mahasiswi semester VI Fakultas Ekonomi, Universitas Mulawarman ini.(ran/*/fel)


http://www.kaltimpost.web.id/index.php?mib=berita.detail&id=25923


Blog EntryBudaya Asli Nusantara Dikikis Budaya PendatangOct 31, '08 2:50 AM
for everyone
Ya... budaya asli Nusantara dikikis dan digerus terus oleh budaya pendatang dengan berbagai cara, mulai dari yang halus sampai yang keras menggunakan produk hukum bernama Undang-Undang.

Salah satu budaya Nusantara yang berubah terus menerus adalah cara berpakaian. Baik tergerus oleh budaya pendatang sejak ratusan tahun lalu maupun budaya pendatang yang masuk ke ruang kita melalui media informasi.

Ada yang kemudian melakukan kolaborasi budaya. Ada yang hilang. Ada yang dilarang.
Kolaborasi budaya misalnya kain batik untuk sarung yang berubah menjadi celana dan hem.

Ada yang hilang karena cara berpikir yang berubah. Misalnya perempuan di Jawa, Bali dan Kalimantan yang sebelumnya bertelanjang dada kini berpenutup payudara. Masih tersisa di beberapa suku di Papua dan mungkin di berbagai pelosok pun masih ada.

Ada yang dilarang karena berbagai alasan sehingga berubah karena paksaan. Mungkin akan terjadi atau sudah terjadi. Pelarangan bisa menggunakan produk hukum bernama Undang-Undang.

Perbedaan iklim di dunia membuat cara berbusana juga berbeda-beda dan kemudian diadaptasi oleh kepintaran manusia menjadi sebuah produk busana yang sesuai dengan tempatnya.

Di daerah yang kering dan terik maka busana yang tertutup rapat adalah penting agar bisa menjaga kelembaban tubuh dan tidak cepat kekurangan cairan karena penguapan yang cepat dari permukaan kulit tertutup oleh busana yang tertutup rapat. Jadi bukan faktor-faktor non teknis yang menentukan tapi faktor teknis. Hanya saja pada masa lalu faktor teknis sulit dijelaskan sehingga harus dibakukan atau ditulis dalam aturan yang lebih ke non teknis. Sayangnya aturan non teknis ini akhirnya menjadi sebuah acuan yang salah ketika diterapkan di daerah lain yang secara teknis berbeda.

Di daerah yang lembab dan tropis maka pilihan busana terbuka adalah yang paling sesuai agar tidak gerah dan kulit masih bisa bernafas dengan mengeluarkan keringat yang cepat menguap karena tanpa halangan yang berarti.

Percampuran budaya akhirnya salah kaprah. Daerah lembab dan tropis karena alasan-alasan non teknis menggunakan busana yang tertutup rapat. Aturan non teknis yang seharusnya sesuai secara teknis di daerah lain dipakai di daerah yang secara teknis tidak sesuai. Teknologi busana dan kosmetik mungkin bisa mengatasi sebagian pengguna, tapi tidak bagi semuanya. Perangkap lembab dalam busana yang tertutup rapat jelas menghasilkan suasana yang kurang nyaman bagi sebagian pengguna. Hal yang kurang nyaman juga bisa berakibat pada orang-orang di dekatnya karena tanpa ventilasi yang baik maka proses kulit bernafas menjadi terganggu dan menyebabkan proses jasad renik yang menghasilkan aroma yang coba diatasi dengan kosmetika mutakhir. Atau bagi yang kaya tinggal di lingkungan yang berpengaturan udara, berpendingin udara, berpengering udara. Kesia-siaan karena harus mengikuti aturan non teknis.

Sayang jika kearifan Nusantara yang menghasilkan busana yang sesuai secara teknis sesuai akhirnya terkikis oleh aturan non teknis dan membuat orang berbusana bukan karena produk yang sesuai dengan budaya dan lingkungan teknisnya.

Blog EntrySejarahku di Wikimapia.OrgSep 20, '08 3:08 AM
for everyone
Iseng-iseng melacak masa lalu melalui foto satelit di Wikimapia.Org
Hasilnya ini:

Rumah di Samarinda
Komplek Pasundan Permai Blok E-7, Jl. Pasundan (1988-now)

Dulu pernah tinggal di:
Jl.Nuri No.21 Samarinda (rumah dinas SAMALO Group) (1993-1997)

Guest House SAMALO Group, Samarinda (1992)

Jl.Nuri No.24, Samarinda (rumah dinas SAMALO Group) (1990-1991)

Kos Bratang Binangun, Surabaya (Kerja, 1990)

Kontrakan (Kuliah akhir, 1989)

Kontrakan Ngagel Jaya Barat II, Surabaya (Kuliah pertengahan, 1986-1988)

Kos Manyar Tirtomoyo IX, Surabaya (Kuliah awal 1984-1985)

Kos Tumapel No.9 (SMA 1981-1984)

Rumah ortu di Mojokerto
Toko "Remaja", Jl. K.P.Tendean No.4, Mojokerto (1965-1981)

Kantor dulu dan sekarang
PT. Mitra Mediamaya Kalimantan, Hotel MJ, Jl. KH. Khalid No.1 Samarinda (1999-now)

MEGAnet Samarinda, Jl. P. Hidayatullah (1997-1999)

GEMINI Group, Jl. Mulawarman (sudah pindah) (1997 cuma 1.5bulan)

SAMALO Group, Jl. Yos Sudarso Samarinda (1990-1996)
di perusahaan2: PT. Sakalo (1990-1992), PT. Kalimantan Jaya Film (1991-1992), CV. Samalo (1992-1996)

SAMALO Balikpapan (sudah jadi bank sekarang) sempat rangkap jabatan Balikpapan-Samarinda (1995-1996)

SAMALO Banjarmasin, Jl. A.Yani KM.1 (1992, 5 bulan saja) sudah tutup, ganti pemilik bangunan.

CV. Joshie & Associates (jadi arsitek) Komplek Pasar Atom Surabaya (1990, 5 bulan)

CV. Purasuri & Ass. (arsitek junior), lokasi belum ditemukan (1987-1989)

Tempat kuliahku dulu
Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya. Kampus ITS Sukolilo (1986-1990)

Studio Tugas Akhir (1989) sekarang dipakai untuk Design Center

Kantin Politeknik, kantin favorit waktu Tugas Akhir. Jarak perjalanan 2km dari Studio Tugas  Akhir. 2 kilometer cuma didalam kampus aja.

Gedung Arsitektur waktu kuliah, sekarang dipakai jurusan lain

Kampus ITS Cokroaminoto, sekarang untuk Pasca Sarjana ITS (1984-1985)

Tempat sekolahku dulu
SMAK St.Louis, Jl. Dr. Sutomo, Surabaya (1981-1984)

SMPK St. Yusuph, Jl.Niaga Mojokerto

http://www.wikimapia.org/#lat=-7.4624804&lon=112.4376118&z=18&l=0&m=a&v=2
SDK Wijana Sejati, Mojokerto (1972-1977)

TKK Wijana Sejati, Jl. A.Yani, Mojokerto (1970-1972)


Blog EntryMakassar kunjungan Agustus 2008Aug 31, '08 10:40 PM
for everyone
Kali ini ke Makassar yang ke 4 kalinya.
Sebelumnya 1988 waktu mahasiswa ketika ada acara Temu Karya Ilmiah Mahasiswa Arsitektur Indonesia (TKI-MAI) yang ke VI atau VII (lupa). TKI-MAI terakhir yang bisa diikuti karena tahun berikutnya mengambil Tugas Akhir. Sebelumnya TKI-MAI sempat ikut di Jogjakarta, Surabaya dan Denpasar.

Kali kedua pada tahun 2006 dan ketiga Mei 2008.
Semua kunjungan tidak terlalu bebas karena jadwal ketat, tidak bisa kemana-mana.

26-28 Agustus 2008 kemarin berkunjung lagi untuk suatu pekerjaan. Kali ini mencoba naik pesawat Garuda yang ternyata selain direct malah lebih murah tarifnya dibanding naik Sriwijaya Air yang transit di Palu. Mencoba untuk booking hotel sendiri ternyata sedang musim konvensi (seminar, workshop, dll mengejar jadwal sebelum memasuki bulan Ramadhan). Wah susah juga cari hotel. Hotel Horison yg cuma 150m dari tempat rapat penuh. Hotel Sahid Jaya yang sekitar 1km dari tempat rapat cuma dapat semalam (26 Rp.550.000,-) dan akhirnya sambung ke Hotel Santika (27 Rp.525.000,-) yg juga tidak bisa book tgl.26-nya. Ok-lah sekalian jalan-jalan. Beberapa hari sebelum berangkat persiapan menandai Google Earth semaksimal mungkin untuk mempelajari kota Makassar, karena mau jalan2 sendiri tanpa dipandu teman di Makassar.

26 Agustus 2008 Garuda berangkat 10 menit lebih awal dari jadwal dan mendarat di bandara Hasanuddin lebih awal, ada yang aneh. Di Nokia Maps N95 8GB ku tercatat bahwa lokasi berdiri sekitar 2.2km dari terminal.... duh jauh sekali, mana bis belum datang. Untung tidak hujan. Ternyata... kita berhenti di seberang terminal baru bandara Hasanuddin.

Wah bandara yang modern. Sekilas ini jauh lebih bagus dibanding bandara Juanda yang baru dan jauh lebih modern dibanding bandara Sepinggan. Tidak menunggu lama karena tanpa bagasi langsung beli tiket taxi. Rp.105.000,- (zona III). Taxi bandara dikemudikan pengemudi yang berseragam khas. Katanya seragam baru sejak bandara baru dibuka 3 minggu lalu. Baju dengan motif tenun Bugis lengkap dengan kopiahnya.

Kita menuju kota lewat jalan tol seperti biasa, cuma kali ini tidak penuh debu seperti Mei 2008 lalu. Debu campur semen yang sempat dihirup berbulan-bulan oleh penduduk sekeliling jalan tol dan para petugasnya. Entah apa jadinya debu semen itu di paru-paru manusia (kata si sopir juga begitu).

Google Maps di Nokia cukup bermanfaat, meski tidak sambung ke jaringan internet, foto satelit di memory membantu menandai perjalanan kita sampai ke hotel Sahid Jaya. Hmmmm ternyata hotel bintang 5, tarifnya sih belum minimum sekali karena kita tidak pakai voucher hotel. Mungkin kalau pakai voucher bisa dapat di bawah 500.000/malam. Hotel yang sudah punya usia tapi masih bagus. Malam itu jalan kaki ke Mall Ratu Indah (MaRI) persis di belakang hotel. Sebuah mall yang agak berusia juga. Tidak terlalu banyak pengunjung, masih ramai pusat belanja di Samarinda, tapi dengan kualitas toko dan nama2 yang jauh lebih baik dibanding Samarinda. Sudah mirip outlet2 di Jakarta/Surabaya.

Pagi hari sebelum sarapan saya sempatkan naik turun hotel. Di lt.12 ada Sahid Suite dan Kalla Suite, di lt.11 ada Executive Lounge, di lt.3 ada kolam renang yang masih tertutup, di lt.2 ada persiapan untuk suatu pertemuan (ini yg bikin hotel penuh). Ada Kalla Suite disitu, wajar karena kota Makassar ini memang milik keluarga Kalla dan Bosowa.

Hari kedua ini rapat siang hari, jadi sempatkan dulu mampir ke Internux setelah dijemput bos-nya Internux si Adi Nugroho. Pusat belanja kedua pun dikunjungi yang merupakan gabungan dari 3 buah pusat belanja diantaranya Mall Panakukang. Makan siang di D'Cost sebuah tempat makan yang saya pilih karena waktu makan di D'Cost Banjarmasin belum puas dengan satu menunya. Di Banjarmasin di traktir orang jadi gak tahu prosedur pesannya, kali ini saya yang traktir jadi tahu prosedurnya. Pelayan membawa PDA untuk mencatat pesanan. Makan kenyang ber-6 cuma habis 100ribuan :) karena mottonya Kualitas Bintang 5 Harga Kaki 5. Harga nasi sepuasnya disitu Rp.1000/orang sepuasnya, harga teh tawar Rp.100/orang sepuasnya. Teh manis Rp.250/gelas. Es teh manis Rp.500/gelas.

Sorenya setelah selesai rapat check in di Santika Hotel, ternyata sekitarnya penuh dengan hotel-hotel juga. Bahkan sebelah menyebelah atau berhadapan jalan hotel bertebaran. Kali ini hotelnya baru tapi seperti Santika lainnya kamarnya kecil, juga ruang-ruangnya kecil-kecil.

Malam ini coba satu pusat belanja lagi Makassar Town Square. Makan malam disitu, mau nonton sayang judul filmnya tidak berkenan di hati. Ada 4 lokasi Studio 21 di Makassar. M'ToS mungkin mall termuda di Makassar dengan desain arsitektur yang paling baru. Lokasinya agak jauh dari keramaian kota tapi dekat dengan kampus-kampus ternama di Makassar.

Hari terakhir sempatkan dulu ke MTC Karebosi yang persis disamping lapangan Karebosi yang lagi direnovasi. Lapangan itu sepertinya bakal disulap jadi pusat belanja juga dengan lapangan rumput di atap pusat belanja. Jadi kalau nanti di foto dari udara tetap terlihat sebagai lapangan rumput, tapi di bawahnya pusat kegiatan. Mirip pusat belanja di bawah terminal Blok M Jakarta mungkin.

Siangnya merasakan terminal baru Hasanuddin yang modern itu sebelum balik ke Kaltim.
http://kohde.multiply.com/photos/album/119

Blog EntryLowongan / KerjasamaAug 28, '08 6:58 AM
for everyone
   
Kamu tinggal/kerja di Banjarmasin/Palangkaraya/Bontang/Tarakan/Manado?
 
Muda (18-29thn), aktif (mobilitas OK krn ada kendaraan sendiri, organisasi ikutan di RT atau di sekolah atau di kampus, atau dimana saja), banyak teman, kreatif (dan suka ber-inisiatif), akses internet minimal 1x/hari (FS/blog, email, browse, chat, dll).
 
Mau dapat tambahan uang/gaji/honor/bagi hasil (rutin atau berdasarkan aktifitas)?
 
Mau bekerja paruh waktu (part time) atau kerjasama dengan perusahaan yang bergerak di bidang Teknologi Informasi?
 
PM saya untuk penjelasan lebih lanjut.
Hanya yang memberikan informasi diri dengan jelas akan dibalas, mengingat info yang sama yang dipasang di Friendster rata-rata tidak memberikan data diri yang jelas.

Blog EntryKe Makassar 26-28 Agustus 2008Aug 22, '08 9:18 PM
for everyone
Kali ini jadwal lebih pendek sehari.
Rencana nginap di Horison Hotel karena dekat dengan tempat yang bakal dikunjungi.

Bawa kamera pasti, tapi belum tentu motret banyak.

Persiapan notasi lokasi di Google Earth sudah lebih lengkap, dilengkapi dari www.wikimapia.org dan info2 lainnya. Cuma masih susah transfer datanya ke Nokia N95 8GB, meski kali ini di N95 8GB sudah di install Goole Maps. Aplikasinya beda, ikuti petunjuk transfer data yang ada di internet belum berhasil juga.

Blog EntryKe Banjarmasin 16-18 Agustus 2008Aug 10, '08 9:24 PM
for everyone
Terakhir di Banjarmasin adalah 1992, sempat 5 bulan kerja di Banjarmasin waktu itu. Sudah 16 tahun tidak pernah menginjak Banjarmasin lagi.  Akhir abad lalu ada kerusuhan di Banjarmasin yang membuat Banjarmasin berubah.

Kini dalam rencana perjalanan lagi, benar-benar buta Banjarmasin.
Dimana hotel yang nyaman dengan segala alternatifnya. Murah, untuk tidur aja. Menengah bisa menjamu tamu sampai ke nyaman dan mungkin mahal. Semuanya akan jadi pertimbangan. Apakah pindah-pindah hotel untuk merasakan semua? Mungkin juga tidak.

Bagaimana tempat hiburan disana?
Dulu Studio 21 di Mitra Plaza yang dibakar massa dalam kerusuhan. Kini Studio 21 di Duta Mall, seperti apa Mall itu.

Dimana cafe atau tempat yang nyaman untuk santai sambil berinternet?

Kalau ada yang punya info-info menarik, tulis di komentar ya...

Thx.

Blog EntryTegang Mengamati Quick Count PilGub KaltimMay 26, '08 6:31 AM
for everyone
Hari ini, Senin 26 Mei 2008 Kalimantan Timur mengadakan PilGub.

Sistem SMS di kantor saya dipercayai oleh Polres Kutai Timur untuk melakukan proses hitung cepat. Tercatat ada hampir 500 nomor ponsel terdata untuk pelaporan dari sekitar 500 TPS. Sampai sore ini data sudah nyaris selesai untuk Kutai Timur. Tinggal data pedalaman yang mungkin petugasnya belum mendapat sinyal GSM sehingga belum bisa kirim data. Data tersebut tidak bisa saya rilis.

Dari siang tadi saya bersama teman menjenguk teman yang politisi yang habis operasi dua hari lalu. Sampai sore kami menemaninya di rumah sakit sambil mengganti-ganti channel televisi dari MetroTV ke TvONE. MetroTV menyiarkan Quick Count versi mereka, sedangkan TvOne menyiarkan data Quick Count dari LSI. Data LSI lebih cepat dengan keunggulan pasangan no.1 sedangkan MetroTV sampai saat terakhir sebelum data tidak mereka tayangkan masih mengunggulkan pasangan no.3

Teman yang dirawat itu mencoblos di ranjangnya dengan TPS bergerak. Jaringan telepon tampaknya banyak yang bermasalah. Esia drop, Telkomsel padat dan sering drop call. Telpon antar operator kadang suara tidak bisa didengar. SMS masih lancar, akses internet via Telkomsel juga masih lancar. Teman saya cukup tegang mengamati pergerakan suara Quick Count di dua televisi yang kami pantau. Dia sering SMS dan telepon ke suaminya yang sedang berada di Jakarta, dia juga sering kontak dengan koleganya yang berada di berbagai partai lain saling melempar info perkembangan Quick Count.

Sampai suatu saat saya mengamati bahwa data yang ditayangkan oleh MetroTV sangat berbeda jauh dengan data yang saya kelola. Saat itu juga saya menyadari bahwa penghitungan cepat oleh MetroTV kacau sehingga tidak dapat dipercaya. Setelah pernyataan ada kesalahan hitung dari penanggungjawab di MetroTV. Informasi Quick Count MetroTV dihentikan dan tidak muncul lagi di running text mereka. Sehingga data Quick Count yang bisa dilihat tinggal yang ditayangkan TvONE dari LSI.

Sampai sore saya meninggalkan rumah sakit. Teman saya sudah tenang dengan data Quick Count terakhir yang ditayangkan TvONE dari LSI.

Apakah data tersebut sama dengan data yang akan direvisi MetroTV dan data dari Desk Pilkada Kaltim atau KPUD Kaltim. Waktu yang akan menjawabnya.

Setidaknya hari ini saya mempunyai pengalaman baru untuk Quick Count dan apakah sistem saya akan dipakai pada Pilkada atau Pemilu nasional nanti, waktu juga yang akan menjawabnya.

Blog EntryeIndonesia vs eAustraliaApr 15, '08 6:01 AM
for everyone
Sebuah game yang mempresentasikan dunia nyata di dunia maya.
Hari ini game di dunia maya ini menempatkan eIndonesia menguasai 3 wilayah eAustralia setelah memenangkan perang perebutan wilayah.

Memang hanya sebuah game, tapi menarik membaca segala komentar dari raykat eAustralia yang merasa "terjajah" dengan kedatangan tentara eIndonesia di 3 wilayah tersebut.

Perang masih berlanjut, eIndonesia kini menyerang South of Australia di hari kedua perang. Koran dan perusahaan2 di wilayah yang "terjajah" mulai berkonsolidasi. Tapi penduduk eIndonesia dan presiden eIndonesia yang di dunia nyata sedang berkuliah di Australia memberikan salam hangat kepada rakyat eAustralia yang "terjajah".

Baca berita di koran Australia di daerah yang "terjajah"
http://www.erepublik.com/article-198512.html

Screenshoot di atas adalah kondisi wilayah eIndonesia setelah merebut 3 wilayah eAustralia, ada tambahan Queensland dengan ibukota Brisbane, ada Northern Territory dengan ibukota Darwin, ada Western Australia dengan ibukota Perth.

Dalam peperangan ini eAustralia dibantu eBulgaria dan eSouth Africa.

Game yang menarik.

www.erepublik.com

Blog EntrySelebriti dalam kontak link blog-kuApr 9, '08 8:55 PM
for everyone
Nyantai dulu setelah posting yang berat-berat akibat kecewa pemblokiran beberapa situs internet. Termasuk blog ini ada ISP yang memblokirnya juga. Tapi banyak jalan keluar kok.

Sejak beberapa bulan terakhir ini di link-link ku baik di friendster.com, facebook.com, dan juga yang ini ada kontak link ke selebritis.

Semalam rapat di BPID Kaltim untuk persiapan Diskusi UU ITE minggu depan, saya diberitahu oleh timpakul blognya Maia Estianti yang katanya adalah blog artis paling ramai dikomentari. Disitu akhirnya dapat link ke blognya Maia di Multiply.com dan contact terhubung pagi ini. Semalam saya juga cerita mengenai blog-nya Dian Sastrowardoyo yang kebetulan saya kenal om-nya ketika di Samarinda dr. Aswin Sastrowardoyo SpOG yang pernah menangani anak saya yang pertama. Dian Sastro sekeluarga adalah keluarga yang tiga generasi mengakses internet, generasinya sampai generasi kakeknya semua kumpul ada di facebook.com kata timpakul pula Dian Sastro adalah selebritis yang cukup awal memiliki blog, dan memang kalau kita baca si Dian ini tukang kompor untuk menyuruh teman-teman artisnya punya blog, misalnya Wulan Guritno.

Saya sendiri terhubung di beberapa situs pertemanan dengan banyak fotografer, orang televisi, record label, dll di Jakarta yang kelanjutannya juga terhubung ke para foto model yang sebelumnya cuma saya bisa nikmati di ayofoto.com, fotografer.net atau majalah FHM, Maxim, ME, Playboy, dll.

Ternyata banyak juga selebritis yang memiliki blog, dikelola sendiri, dikelola bersama manajemen atau dikelola manajemennya saja. Kita jadi tahu kualitas ke-internet-an mereka di dunia maya (he..he.. istilah apa tuh ke-internet-an)

OK nyantai dulu masuk ke link mereka.





Saya menyadari bahwa tindakan pemerintah untuk perintah blokir internet yang memuat Video Fitna tersebut membuat tindakan blokir situs tidak berguna atau berbahaya lainnya menjadi makin sulit. Termasuk blokir Video Fitna juga makin sulit dan kontra produktif. Maunya membatasi tapi dampaknya justru sebaliknya.

Kenapa demikian?
Video itu akhirnya menjadi demikian populernya, makin menyebar luas, makin banyak di download, makin banyak di upload di situs-situs lain seperti Google Video, Yahoo Video, Friendster Video, MySpace Video, dll, makin banyak diberitakan di koran-koran, di televisi, dijual dalam format VCD, berpindah dari satu ponsel ke ponsel lainnya.
Hal-hal terakhir ini memang belum saya lihat sendiri, tapi dari pengalaman penyebaran film porno sebelumnya yang makin meluas dan menyebar sampai ke VCD dan ponsel memang dipicu dari pemberitaan di dunia nyata (terutama televisi).

Kini di forum-forum, di milis-milis, di blog-blog mulai bertebaran cara-cara mengakali akses situs-situs yang diblok itu. Yang tadinya tidak tahu jadi tahu bagaimana mengatasi bloking situs ini.

Dengan pengetahuan mengatasi bloking yang menyebar cepat ini maka upaya pemerintah yang akan memblokir situs porno jadi makin sulit. Belum diblokir, kuncinya sudah menyebar duluan terpicu oleh blokir video Fitna.

Tampaknya pemerintah memang tidak boleh terburu-buru melakukan tindakan-tindakan pelarangan terhadap teknologi informasi terutama internet saat ini. Pemerintah termasuk saya adalah di kelompok usia dewasa sampai tua yang kadang tertatih-tatih mengikuti perkembangan teknologi yang demikian cepat. Anak-anak dan cucu kita lebih fasih menguasai teknologi informasi terkini. Tugas kita bukan melarang mereka memakai atau menjelajahi teknologi itu tapi memberi masukan pada mereka mana yang baik dan mana yang buruk sehingga mereka bisa memilihnya sendiri.

Janji dari para ISP dan NAP adalah pemblokiran selama 10 hari situs-situs yang diasumsikan memuat video Fitna karya politikus Belanda Geert Wilders. Setelah itu blokir dibuka dan hanya 10 URL terpopuler saja yang diblok. -> Link

Jika membaca komentar2 yang ada di luar negeri, hal-hal terkait agama ini memang sangat jahat, teramat sangat jahat karena bisa memecah belah umat manusia, menimbulkan pertikaian bahkan peperangan yang memakan korban nyawa. Jauh lebih berbahaya dibanding masalah2 pornografi yang menurut komentar2 tersebut tidak menimbulkan korban nyawa. Jadi kasus video Fitna yang jelas2 mengadu antar umat beragama memang layak untuk lebih spesifik dibahas dibanding pornografi.

Youtube.com adalah sasaran tembak dari pak Nuh (ada suratnya), tetapi memang akhirnya membunuh nyamuk Fitna itu tidak pakai raket listrik pembunuh nyamuk tapi karena perintah yang tidak menegaskan pakai cara apa membunuhnya, maka ditembaklah nyamuk itu dengan rudal fogging pembunuh nyamuk yang mengakibatkan rumah (youtube.com) dimana nyamuk itu berada tidak layak dikunjungi karena menyesakkan nafas manusia dan segala hewan peliharaan, termasuk juga beberapa rumah di sekitarnya ikut-ikutan tidak bisa didatangi sementara waktu. Apakah nyamuknya hilang? Ternyata tidak. Nyamuk itu sudah berkembang biak dimana-mana. Beruntung tidak dihancurkan rumahnya, tapi masih tertutup asap saja, jadi dengan masker (proxy) rumah itu masih bisa dikunjungi.

Menghilangkan video Fitna di internet adalah tidak mungkin. Memblokirnya juga tidak mungkin efektif 100% karena selalu ada jalan untuk menuju youtube.com dan juga situs-situs lain yang diblokir. Apakah kita harus memblokir juga google.com, yahoo.com yang juga memuat video Fitna? Saya kira ISP sudah tahu ada video itu juga di google.com dan yahoo.com tapi resiko memblokir dua situs ini akan melumpuhkan usaha internet di Indonesia dan menjadi tertawaan dunia.

Yang bisa dilakukan komunitas pengguna internet di Indonesia saat ini dan juga nanti setelah blokir dicabut adalah secara bersama-sama menemukan dimana saja video Fitna itu berada di internet. Memberikan tanda (flag) jika itu di youtube.com agar tidak sembarang orang bisa mengaksesnya, bahkan perlu login untuk mengaksesnya. Lalu memberitahu admin situs yang ditempati (apakah itu youtube.com atau situs lainnya) bahwa ada video tidak layak yang ada di situsnya. Sangat tidak layak dan bisa berakibat ada nyawa yang hilang jika terjadi pertikaian gara-gara video itu. Jika video porno bisa dihapus dari youtube.com oleh pengelolanya karena laporan pengakses, kenapa tidak dengan video Fitna yang jelas jauh lebih berbahaya dibanding materi porno?

Bagaimana komandonya?
Banyak blogger yang bisa menjadi komando untuk komplain secara bersama-sama dan rutin kepada admin situs-situs yang ditempati video Fitna. Saya berasumsi jika satu surat pak Nuh tidak mempan untuk menghapus video Fitna di youtube.com. Maka harusnya ribuan komentar atau email dari para aktivis internet dapat menjadi perhatian para admin situs-situs yang ditempati oleh video Fitna tersebut.

Dengan cara ini maka kepentingan pengakses internet tidak terganggu karena yang ditentang atau dihadang adalah video itu bukan seluruh situsnya.
Meningkatkan rasa kebersamaan ketika ada ancaman terhadap negara di dunia maya.
Ikut membantu pak Nuh sesuai permintaan pada pertemuan para blogger dan pak Nuh tanggal 7 April 2008

Menurut asumsi saya hal ini bisa terwujud, karena sekian tahun lalu di awal internet merambah Indonesia, para cracker Indonesia juga secara bersama-sama menyerang situs-situs Portugal ketika kepentingan Indonesia di Timor Timur waktu itu ada masalah. Juga beberapa waktu lalu ketika situs-situs Malaysia diserang gara-gara ada masalah di dunia nyata.

Saat ini energi untuk membela kepentingan Indonesia di dunia maya terpecah belah. Ada yang membela pak Nuh, ada yang menentangnya, ada yang mengamini UU ITE, ada yang ketakutan juga. Sebagian energi ada juga untuk menyerang "You know who", benar-benar terpecah belah dan tidak fokus. Kita berperang sendiri dan salah sasaran. Maunya menyerang "You know who" yang kena situs Menkominfo dan Golkar.

Satu ide bernama "Komando Cadangan Strategis Pembela NKRI di Internet" boleh juga namanya, tercetus di beberapa milis. Atau komando dibawah Blogger Indonesia juga boleh. Karena blogger Indonesia sudah diakui Menkominfo juga kenapa tidak bergerak dengan lebih terarah?

Komunitas internet bisa menunjukkan bahwa penggalangan bisa dilakukan tidak hanya komunitas underground saja yang bisa. Tapi terkomando secara bersama-sama baik itu cracker, hacker dan blogger juga. Banyak pengakses internet yang masih anak-anak dan remaja yang perlu arahan para seniornya agar jangan ikut-ikutan marah gara-gara blog-nya terblokir dan jadi antipati pada pemerintah sejak dini.

Link Hasil Diskusi Blogger dan Komunitas Maya dengan pak Nuh


Blog EntryElpiji Langka (Lagi) di SamarindaApr 7, '08 9:43 AM
for everyone
Duh kok ngulang kejadian setahun lalu ya?

Elpiji Langka di Samarinda

Setelah sekitar 2 mingguan Elpiji langka di Samarinda akhirnya hari ini dapat juga 1 tabung Elpiji di toko teman yang disembunyikan stoknya karena memang nyaris habis dan tidak ada pasokan lagi. Harga yang biasanya bisa ditebus Rp.58.000,- untuk satu tabung 12kg ditawarkan Rp.90.000,- akhirnya setelah ditawar dilepas dengan harga Rp.80.000,-

Yah daripada minggu ini kehabisan stok di rumah, ya ditebuslah Elpiji itu dengan harga Rp.80.000,-

Minyak tanah langka, konversi ke gas Elpiji 3kg, eh Elpiji-nya ikutan langka

Blog EntryInternet dan UU ITEMar 27, '08 3:53 AM
for everyone
Ada dua hal yang menyeruak dalam kehidupan saya pada hari Selasa, 25 Maret 2008.

Di tengah kondisi internet yang sulit saya hanya bisa membaca sepotong-sepotong email yang masuk ke mailbox saya menggunakan fasilitas laptop + akses GPRS dari CBN-XL yang selalu terputus setelah sekitar 100-200kb file terdownload akses di Balikpapan (di Samarinda malah lancar... aneh). Akses yang mahal pakai GPRS Telkomsel dengan Nokia N95 8GB (bisa hapus email di Gmail dengan mudah, halaman cukup luas untuk ukuran ponsel) dan terakhir akses pakai CDMA Flexi di Nokia 6275i yang mana sulit untuk hapus per email sebelum masuk membacanya dulu.

Berita-berita mengenai UU ITE yang disahkan. Berita pornografi kena denda 1 milyar dan adanya pernyataan tidak menyenangkan terhadap blogger dan hacker (kemarin baru saya tahu itu pernyataan dari Roy Suryo yang kini dijuluki sebagai Pakar Pornomatika oleh teman-teman).

Dua hari terakhir ini ketidaksenangan terhadap Roy Suryo dan M.Nuh selaku menKominfo makin santer terdengar, sampai situs pemerintah yang dipimpin oleh pak Nuh itu di defacing.

Ketakutan masyarakat pengguna internet, pebisnis internet terutama yang paling banyak adalah komunitas warnet adalah wajar. UU ITE itu kalau dibaca baik-baik sangat lentur, sama halnya seperti produk hukum lainnya yang tidak eksak. Lentur artinya bisa di interpretasikan macam-macam dan bisa dijadikan alat pemerasan dari satu pihak ke pihak lainnya. Sebagai acuan gugatan dari satu pihak ke pihak lainnya yang menjadi lawannya.

Bahkan ketakutan menjadi alat pemerasan juga muncul. Ini wajar karena sering terdengar kasus-kasus pemerasan oleh oknum keamanan pada masalah UU HAKI terhadap warnet2. Kini muncul produk baru yang bisa dijadikan alasan oleh para oknum itu untuk melakukan pemerasan.

Saya mengenal pak Nuh beberapa tahun lalu. Tapi sejak diangkat menjadi menteri saya tidak pernah berbalas email atau berbalas SMS lagi dengan pak Nuh. Mungkin kesibukan yang membuatnya tenggelam dan jauh dari komunikasi biasa sebelum jadi menteri.

Menjadi menteri memang tidak sama dengan ketika berada diluar pemerintahan. Ini juga yang menjadi diskusi kecil dengan teman2 di Rapimprov Kadin Kaltim di hari Selasa itu. Salah satu pembicara dari Jakarta adalah Pengamat Ekonomi UI (Ibu. Aviliani) yang analisanya pas, tajam buat para pengusaha. Mirip dengan Sri Mulyani ketika menjadi pengamat ekonomi dulu. Kita meramalkan Ibu Aviliani ini juga kelak akan menjadi menteri di kabinet2 mendatang. Pak Nuh mungkin sudah kehilangan ketajaman analisanya ketika menjadi menteri sehingga banyak kata-katanya kini menjadi bulan-bulanan dalam diskusi-disksusi di berbagai milis terkait usaha internet di Indonesia.

UU ITE sudah disahkan dimana di dalamnya ada pasal terkait masalah kesusilaan (tidak ada kata pornografi dalam UU ITE itu).

Marilah kita siapkan segala sesuatu menghadapai "bola liar" dari pelaksanaan UU ITE ini. "Bola liar" itu akan kuat simpangannya mengingat sudah ada keterlibatan pihak yang dikatakan sebagai ahli Pornomatika.



Rekan-rekan sekalian,

Penipuan dari Afrika kini mulai merambah ke ponsel.
Penipuan kuno model ini modusnya tidak berubah sejah puluhan tahun lalu.

Tahun 1990-an lalu model penipuan ini menggunakan surat yang dikirim via Pos. Dikirim langsung dari Afrika, ditujukan ke pimpinan perusahaan dengan alamat tujuan perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia.

Tahun 2000-an mulai masuk melalui email dengan isi yang sama.

Tahun 2008 ini saya mulai menerimanya melalui SMS. Dalam sebulan terakhir saya sudah menerima 3 sms bernada sejenis dan bahkan ada satu yang sudah menelpon saya langsung dengan bahasa Inggris tentunya.

Salah satunya berasal dari nomor +6287877604061:
"Good day Mr.Sandjaja Kosasih, and hw ar u doing. I'm Mr.Albert David. from (Sirrea Leon Western Africa) i arrived Jakarta Indonesia on behalf of my Mother regarding investing in your company here in indonesia. We are despratly serious in this investment plan and will appreciate it if we schedule a meeting date here in Jakarta Indonesia to finalise an estimate cost of the project an how we get our due returns, so that we can start up with the investment plans immidiatly. Our investment will only last for 10years, before then the war in our country will be over for us to return back. Pls contact me to inform me of your plans. Regards,Mr Albert David."

Saya tulis tanpa merubah spelling dan hurufnya.

Modusnya sama meski negaranya beda.
Kalau dulu tahun 1990-an surat yang saya terima dari negara Nigeria dengan modus investasi, ini dari negara yang sedang berperang.

Dulu mengatasnamakan anak pejabat, ajudan menteri, dan sejenisnya dengan tujuan melarikan dana negara ke negara Indonesia semacam money laundrying. Perusahaan kita akan diminta mengirimkan kop surat dengan tanda tangan kosong, rekening bank, dll. Mereka menjanjikan akan mentransfer dana ke rekening perusahaan kita dalam waktu dekat. Selanjutnya dengan alasan ini itu mereka meminta transfer dana dulu ke rekening mereka karena ada masalah perijinan transfer dana dalam jumlah besar ke Indonesia, alasan imigrasi dll. Intinya sama dengan penipuan undian berhadiah yang umum kita temukan saat ini.

Dana investasi yang diceritakan memang teramat menggiurkan karena dalam nominasi rupiah bisa ratusan milyar rupiah. Sehingga bagi pengusaha yang tertipu membuang sekian ratus juta mungkin masuk akal.

Dalam suatu cerita yang diberitakan surat kabar Kompas sekian belas tahun lalu, ada pengusaha Indonesia yang tertipu berangkat ke Nigeria untuk menanyakan dananya. Khabarnya pengusaha itu tidak pernah pulang kembali ke Indonesia.

Jadi berhati-hatilah jika menerima SMS sejenis di atas.

 

Blog EntryFacebook.ComFeb 9, '08 9:42 PM
for everyone

Blog Entrysanko.myminicity.comJan 11, '08 8:49 AM
for everyone
Kunjungi saja webgame sederhana yang mesti dikunjungi oleh orang berbeda setiap harinya untuk bisa membangun kotanya

sanko.myminicity.com

Blog EntrySamarinda 2008Dec 31, '07 10:29 PM
for everyone
Ada dua peristiwa penting di 2008 ini untuk Samarinda yang tampaknya membuat pesta penyambutan 2008 saya duga lebih meriah dibanding penyambutan 2007.

Langit Samarinda menjelang masuk 2008 lebih meriah dengan kembang api dibanding tahun lalu. Lampu Suar bukan saja meluncur dari kapal-kapal yang ada di pelabuhan Samarinda tapi muncul juga di arah-arah lain kota. Kembang api meluncur dari mana-mana menghiasi langit kota yang cerah tapi tertutup asap bakaran kembang api.

Tahun 2008 Samarinda (juga Kaltim) akan mengalami dua hal. Pemilihan Gubernur 2008-2013 dan PON XVII 2008. Dua peristiwa besar yang mungkin membuat para kandidat calon gubernur Kaltim memeriahkan malam pergantian tahun di beberapa lokasi. Kebetulan banyak calon adalah orang Samarinda atau memusatkan perhatiannya pada Samarinda sebagai indikator dengan jumlah penduduk terbanyak di Kaltim (kira-kira 1/3 penduduk Kaltim ada di Samarinda).

Balikpapan sendiri sebagai kota kedua entah bagaimana kemeriahannya, kita tunggu informasinya.

Surut ke belakang dari tahun 1990-2000, Samarinda selalu tertinggal dari Balikpapan. Meskipun dari segi perputaran uang lebih besar dari Balikpapan, tapi Balikpapan beruntung beberapa kali mendapat walikota yang baik. Setidaknya tidak terlalu terikat kelompok tertentu sehingga cukup adil dalam mengembangkan kota. Kota berkembang dengan pesat dan baik. Didukung adanya bandara internasional di Balikpapan. Namun pada periode itu saya yang pernah diminta perusahaan menentukan kantor pusat apakah di Balikpapan atau Samarinda, saya pilih Samarinda karena beberapa keunggulan strategis (ekonomi, pendidikan, geografis), sedangkan transportasi unggul di angkutan air (sungai dan laut) tapi kalah di angkutan udara.

Tahun 2001 arah mulai berbalik. Otonomi daerah dimulai. Curahan anggaran pemerintah daerah untuk Samarinda meningkat. Baik anggaran Kaltim maupun anggaran Samarinda. Segala sarana umum ditingkatkan (minus listrik yang masih gagal hingga saat ini). Jika pada periode sebelumnya investor nasional hanya melirik Balikpapan. Kini Samarinda mulai dilirik hingga beberapa tahun kemudian beberapa investor nasional mulai menanamkan modalnya di Samarinda.

Kini 2008. Samarinda masih berkembang melebar, belum terlalu tumbuh ke atas. Beberapa investasi properti untuk tumbuh ke atas masih dipegang investor lokal. Sementara Balikpapan mulai tumbuh ke atas dengan pesat.

Akankah suatu saat Samarinda mengungguli Balikpapan? Waktu yang akan menentukan.
Satu faktor ketertinggalan Samarinda yaitu bandara yang memadai jika terpenuhi di tahun 2010 nanti akan menjadi pemicu tumbuh pesatnya Samarinda. Balikpapan yang kini sepertinya sudah over supply 'ruang' baik itu apartemen, kantor, perniagaan akan tertinggal kembali. Samarinda saat ini masih kekurangan 'ruang' terutama tempat tinggal. Kepadatan penduduk akan makin menyesak di tengah kota. Harga-harga 'ruang' saat ini di Samarinda berkisar di 2-4x harga Makassar, dengan Balikpapan masih imbang. Waktu yang akan menentukan harga 'ruang' akan makin mahal di Samarinda.

Satu hal lagi yang akan dihadapi Samarinda ketika bandara yang memadai itu beroperasi. Karena swasta akan menentukan apakah bandara itu akan menjadi sekelas Balikpapan atau bahkan mengunggulinya (kini separuh lebih penumpang yang mendarat di Balikpapan bukan punya tujuan Balikpapan, Garuda dan Lion sebagai maskapai terbesar di Indonesia sudah punya cabang di Samarinda, meski belum ada bandara yang bisa mereka darati). Samarinda akan menghadapi 'gegar budaya' ketika arus masyarakat luar menyesak masuk ke Samarinda. Perubahan perilaku lebih metropolis akan berbenturan dengan perilaku lokal yang masih ada sampai saat ini.

Semoga segala perubahan tersebut dapat mulus berjalan dengan dipimpin oleh gubernur yang pas (2008-2013) dan walikota yang pas pula (2010-2015). Bukan gubernur atau walikota yang terlalu condong pada kelompok tertentu. Tapi pemimpin yang pas seperti yang sering menjabat walikota Balikpapan beberapa periode ini.

Selamat Tahun Baru 2008

Dalam Wikipedia Bahasa Jawa dituturkan / dipakai oleh 80 juta penduduk dunia, tersebar di beberapa negara.

Kenyataan itu bisa saya terima ketika masih awal di Kalimantan di tahun 1990-an awal dan melancong ke beberapa negara. Saya menemui komunitas berbahasa Jawa di Hong Kong, baik para majikan yang pernah menetap di Jawa atau lahir di Jawa dan juga para PRT / TKI / TKW yang bekerja di Hong Kong, apalagi kalau majikannya adalah kelahiran Jawa.

Di Taiwan saya juga menemui komunitas PRT / TKW yang ramai berbahasa Jawa sehingga membuat telinga berdiri mencari sumber suara ketika sedang berjalan-jalan di Taipei.

Sebulan lalu dalam perjalanan Jogjakarta - Jombang - Mojokerto - Surabaya, saya dengan tertatih-tatih berusaha berbahasa Jawa ketika menawar barang di Jogja, otak berpikir keras menterjemahkan bahasa Jawa halus yang terucap oleh tukang becak, dll. di Jogjakarta. Dan di Jombang - Mojokerto - Surabaya dengan mudah mencerna bahasa Jawa kasar yang terucap disana.

Kini saya di Samarinda kembali dan mulai rajin mengawal istri ke pasar, baik pasar kecil di dekat rumah maupun pasar induk di Segiri. Saya menemui kenyataan yang aneh di telinga saya. Di kelurahan Jawa (Kampung Jawa) dimana saya tinggal, ternyata saya agak merasa aneh ketika komunitas yang mayoritas Jawa disitu, dan juga keluarga Jawa disitu bertutur, berbicara antara orang tua ke anak dalam Bahasa Indonesia! Mungkin karena Kampung Jawa adalah tempat yang multi etnik (ada berbagai suku tinggal disitu, Dayak, Madura, Manado, Banjar, Flores, Batak, Toraja, dll). Mungkin juga karena para orang tua disitu sudah generasi kedua, ketiga, bahkan keempat dari para pendatang Jawa dahulu kala.

Hal ini juga menjawab keanehan yang saya lihat beberapa tahun lalu ketika "terjebak" dalam rapat pembentukan IKA PAKARTI di rumah mas Dicky Soesanto. Ketika itu disepakati rapat menggunakan Bahasa Indonesia, karena sebagian peserta rapat tidak bisa berbahasa Jawa. IKA PAKARTI adalah Paguyuban orang Jawa (Tengah dan Timur) yang ada di Kalimantan Timur.

Jadi saya melihat kenyataan bahwa orang Jawa diluar Jawa meskipun di daerah yang mayoritas suku Jawa mulai meninggalkan bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari.

Blog EntryTaman Nasional Kutai Jadi Ladang?Nov 9, '07 2:43 AM
for everyone
Kemarin perjalanan ke Sangatta seharian. Dalam perjalanan sebelum melewati Bontang mendapat cerita kalau hutan di TNK lagi digarap oleh suku tertentu untuk dijadikan ladang.

Ternyata memang benar. Sepanjang sekian belas kilometer di kiri dan kanan jalan antara Bontang Sangatta, bekas kebakaran hutan tahun 1997 lalu pohonnya ditebangi semua berserakan dan di sela-selanya ditanami berbagai tanaman, ada yang mirip padi, apakah itu padi saya tidak tahu. Kita tidak berhenti. Saya tidak membawa kamera. Ilustrasi foto saya ambil dari situs lain.

Selain pohon yang ditebangi di sejauh mata memandang di kiri dan kanan jalan, mulai banyak yang mengerjakan rumah. Banyak bangunan baru dibuat dengan kayu masih segar coklat bekas gergajian. Banyak juga kayu-kayu yang terpotong rapi siap dijadikan bangunan. Sebagian lagi masih tenda-tenda warna oranye. Sebagian sudah menjadi rumah.

Sepertinya dalam beberapa bulan kedepan sebagian Taman Nasional Kutai di sepanjang jalan Bontang Sangatta akan berubah menjadi perladangan seperti halnya sebagian Bukit Suharto di antara Samarinda - Balikpapan.

Apakah ini memang disengaja?
Apakah ini penjarahan?

Saya tidak tahu, mungkin teman2 dari LSM Lingkungan lebih tahu ini.

Papan nama Taman Nasional Kutai tinggal perhiasan belaka.

Pages:1234
© 2009 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corporate · Advertise · Contact · Help